Sepertinya sudah sangat lama aku melupakan hal ini. Berhenti menulis dan berharap aku bisa menyukai hal lain selainnya. Tapi sejauh apa aku bisa melarikan diri? Pada akhirnya ke titik ini lagi aku akan kembali. Seperti sesuatu yang tidak bisa kau tolak meskipun aku telah hancur berkali-kali saat semua yang aku tulis berakhir menjadi sampah di atas meja-meja redaksi. Aku hampir melupakan jika aku bercita2 ingin menjadi seorang penulos. aku menjauhkan diri dari pinsil dan buku atau hal apapun yang akan membuatku larut dalam dunia kecil yang kemudian ku rangkai pada kalimat-kalimat yang pada kenyatannya hanya tulisan idiotisme. Bagaimana sebuah kisah bisa begitu aneh sampai tak ada satupun yang menyyangka jika ittu adalah sebuah alur cerita.
Tapi apa benar jika aku terus menyalahkan diri dengan keidiotismean yang tak berakhir? aku hanya percaya beberapa hal... meakipun sedikit tak waras tapi semua apa yang kau lakukan dengan cinta maka takkan ada akhir yang tak bahagia. Suatu saat... iya aku meyakini itu. Suatu saat akan ada hari aku berdiri di ataa podium dengan kilatan cahaya kamera dan dengan bangga berkata 'inipah saya'.
No comments:
Post a Comment